Enam Cara Untuk Membantu Karyawan Berkinerja Di Bawah Tekanan

Jumlah tekanan yang sehat bisa baik untuk seorang karyawan. Merasa stres di tempat kerja adalah tanda bahwa pemimpin perusahaan telah menetapkan tujuan yang ambisius. Tanpa tekanan, karyawan Kamu mungkin melewati hari-hari mereka tanpa mencapai sesuatu yang berharga.

Sebaliknya, memberikan terlalu banyak tekanan pada tim Kamu dapat mengakibatkan perasaan putus asa, frustrasi, dan kelelahan. Sangat penting bahwa Kamu, sebagai seorang pemimpin, tahu bagaimana membimbing orang melalui situasi tekanan. Ini adalah beberapa langkah untuk membantu karyawan Kamu bekerja di bawah tekanan:

Sediakan Waktu yang Cukup untuk Menyelesaikan Tugas

Setiap anggota tim Kamu membawa keahlian unik ke meja, tetapi aman untuk mengatakan bahwa tidak ada manusia super. Sebagai seorang manajer, tugas Kamu adalah mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan setiap anggota tim.

Beberapa orang bekerja paling baik di bawah banyak tekanan. Mereka adalah multitasker yang senang mengerjakan banyak proyek kecil sekaligus dan menyeimbangkan waktu mereka di antara mereka. Orang lain mudah terganggu dan membeku di bawah terlalu banyak tekanan. Mereka mungkin lebih baik fokus pada satu proyek atau tugas pada satu waktu.

Apa pun gaya kerja yang diadopsi karyawan Kamu, mereka akan membutuhkan waktu yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Selalu periksa untuk memastikan karyawan Kamu merasa nyaman dengan tenggat waktu sebelum Kamu mengizinkan mereka untuk mulai mengerjakan tugas.

Menawarkan Program Kesehatan Karyawan

Bahkan jika Kamu menetapkan harapan yang masuk akal untuk karyawan Kamu, mereka masih mungkin merasakan tekanan. Beberapa orang mengatasi stres lebih baik daripada yang lain.

Menawarkan program kesehatan karyawan adalah cara yang bagus untuk mendukung mereka yang mungkin sedang berjuang. Selain itu, Kamu dapat membantu karyawan Kamu untuk mencegah stres dengan mempromosikan aktivitas keterlibatan karyawan.

Ada berbagai macam program kesehatan. Jika Kamu berpikir untuk memulainya, Kamu dapat meminta masukan dari tim Kamu.

Program ini dapat mencakup kegiatan seperti tiket masuk gym atau voucher untuk terapi pijat. Beberapa perusahaan bahkan menyewa konselor di tempat untuk membantu karyawan yang berjuang dengan kecemasan atau kondisi lain.

Waktu liburan berbayar adalah manfaat utama lain yang dapat meningkatkan kesehatan karyawan. Orang-orang lebih bahagia dan lebih sehat ketika mereka memiliki waktu untuk menikmati hasil kerja mereka.

Selain itu, paket waktu liburan dan kesehatan karyawan membuat tempat kerja Kamu lebih menarik bagi calon karyawan masa depan, yang dapat membantu perusahaan Kamu mengamankan beberapa talenta tingkat pemula teratas yang memasuki dunia kerja.

Pertahankan Komunikasi Terbuka

Ketika seorang atasan baik dan mudah diajak bicara, seorang karyawan akan lebih cenderung datang kepada mereka dengan masalah. Lakukan yang terbaik untuk mempertahankan kebijakan pintu terbuka dengan staf Kamu.

Ini akan memberi Kamu kesempatan untuk memberikan bimbingan dan dukungan. Kamu juga akan mendapatkan wawasan tentang masalah apa yang menyebabkan staf Kamu stres. Ini akan membantu Kamu menemukan solusi untuk membantu mereka bekerja di bawah tekanan.

Kegiatan membangun tim juga dapat mendorong komunikasi yang sehat antara karyawan dan manajemen. Saat Kamu muncul untuk aktivitas tersebut dan menunjukkan bahwa Kamu adalah anggota tim yang setara, karyawan Kamu akan lebih cenderung mempercayai Kamu.

Pastikan untuk Menawarkan Umpan Balik Positif

Ini adalah area di mana banyak manajer salah. Kamu sudah tahu bahwa Kamu perlu memperbaiki kesalahan karyawan, tetapi bagaimana dengan memberikan umpan balik positif?

Kamu tidak dapat berbohong kepada karyawan Kamu ketika pekerjaan mereka di bawah standar, tetapi Kamu dapat melakukan yang terbaik untuk menemukan sesuatu yang positif untuk dicatat.

Misalnya, mungkin seorang karyawan mengambil proyek ke arah yang salah, tetapi mereka tetap berusaha keras. Kamu bisa menjelaskan kesalahannya sambil tetap memuji kerja kerasnya.

Melalui komunikasi ini, karyawan Kamu akan mulai mengetahui dengan tepat apa yang Kamu harapkan dari mereka. Penelitian dari PWC menemukan bahwa 60 persen karyawan yang disurvei lebih suka menerima umpan balik secara teratur.

Memiliki Metrik Keberhasilan yang Jelas

Orang-orang melakukan pekerjaan terbaik mereka ketika mereka bertujuan untuk tujuan yang jelas dan dapat dicapai. Ketika karyawan Kamu tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka, mereka akan mengalami lebih banyak stres.

Ada baiknya untuk mengadakan pertemuan mingguan atau bulanan untuk membahas tujuan keseluruhan perusahaan dan tugas serta tugas yang akan dilakukan setiap karyawan untuk membantu mencapai tujuan tersebut. Memiliki tujuan ini ditampilkan di papan buletin atau portal web karyawan dapat membantu juga.

Baca juga: Ciptakan Budaya Kantor yang Produktif dengan 10X produktivitas Karyawan

Tunjukkan Sikap Positif

Seorang pemimpin yang baik melakukan lebih dari sekadar menetapkan tugas dan memperbaiki kesalahan. Sebagai anggota tim manajemen, Kamu diharapkan menjadi panutan. Jika Kamu tidak tetap positif, bagaimana Kamu mengharapkan mereka yang bekerja di bawah Kamu agar tidak terjerumus ke dalam pola pikir negatif?

Tidak peduli seberapa stres Kamu, selalu jadikan hal positif sebagai tujuan. Setiap orang memiliki masalah pribadi yang harus mereka kesampingkan saat bekerja. Cobalah untuk tetap fokus pada apa yang dapat Kamu kendalikan, dan ketahuilah bahwa semuanya dimulai dengan mengendalikan sikap Kamu sendiri.

Ke Kamu

Pekerjaan pasti akan membuat stres dari waktu ke waktu, tetapi dengan sedikit usaha, Kamu dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan santai. Jika Kamu sendiri kesulitan mempertahankannya, jangan takut untuk meminta bantuan profesional.

Posisi manajemen bukan untuk orang yang lemah hati. Kamu memiliki banyak tekanan di piring Kamu. Tidak ada salahnya membicarakan sesuatu dengan terapis saat Kamu membutuhkan dukungan ekstra.

Rate this post
Share Jika Bermanfaat Ya 🙂

Leave a Comment